loading data...

Rahasia Sukses Belajar Membaca Cepat pada Anak: 10 Langkah Terbukti

Wah, tentu aja setiap orang tua pengen anaknya tumbuh sehat dan cerdas. Nah, Bu, rupanya belajar baca-bacaan tuh jadi kunci penting buat proses belajar di usia dini, loh. Meskipun kemampuan membaca anak dipengaruhi oleh faktor genetik, tapi faktor lingkungan juga berperan besar loh, Bu. Nah, dari situ, Ibu dan Ayah bisa maksimalkan pengaruh lingkungan ini biar si Kecil bisa belajar baca dengan cepat.

Jadi intinya, si Kecil belajar membaca dengan kenal huruf dan kombinasi huruf, trus menghubungkan itu semua dengan bunyi. Gitu deh, ada dua kemampuan pokok yang diperlukan agar bisa membaca cepat. Pertama, si Kecil perlu paham bunyi-bunyi kata yang diucapkan (kesadaran fonemik), dan kedua, paham jika huruf-huruf tertulis itu memiliki bunyi masing-masing (pemahaman fonik).

Nah, biar si Kecil punya kesadaran fonemik dan pemahaman fonik yang bagus, ada langkah-langkah sederhana yang bisa Ibu praktekin di rumah. Dengan dua kemampuan dasar ini, Ibu bisa bantu si Kecil belajar membaca dengan cepat dan lancar. Seru kan!

Membacakan buku dengan rutin

Jadi begini, nih, usia pra sekolah, yaitu 3-5 tahun, itu saat yang tepat buat mulai lebih rajin ngajarin si Kecil membaca. Pas di usia 3-4 tahun, biasanya dia lagi sibuk banget berkembangin kemampuan ngomong dan bahasanya, Bu. Ibu pasti tau deh, di usia ini si Kecil jadi makin bawel, suka nanya-nanya, dan kosakatanya juga makin ngelimpah. Nah, jangan bosen ya, Bu, bacain buku ke si Kecil. Kalo sebelumnya Ibu udah biasa baca buku buat dia, tambahin lagi frekuensinya. Bacainnya sering-sering aja, sesuai kesempatan dan situasi. Keliatannya sih simpel, tapi ternyata ini bisa bikin kosakata si Kecil bertambah banyak, dan dia jadi makin suka baca, loh. Asyik kan!

Membacakan dengan bersemangat dan suara keras

Nah, pas Ibu bacain buku ke si Kecil, sebaiknya Ibu bacanya dengan suara keras. Nih, hal sederhana ini beneran bisa nambahin kosakata si Kecil, lho. Selain itu, kemampuan ngomongnya juga makin bagus, Bu. Di usia 4 tahun, Ibu bisa mulai ajakin si Kecil kenalan sama huruf dan angka. Terus teknik bacanya dengan keras tetap bisa Ibu lanjutin. Pas Ibu baca buku pengenalan huruf, bacain setiap hurufnya dengan keras dan jelas. Dengan cara gini, si Kecil bakal belajar nama dan bunyi setiap huruf. Di otaknya, bakal terbentuk memori tentang hubungan antara huruf tulisannya sama cara ngucapinnya. Nah, hal ini juga membantu si Kecil ngerti kata atau teks yang dia baca. Jadi, dia nggak cuma belajar baca, tapi juga ngerti apa yang dia baca, Bu. Keren kan!

Temukan Buku Favorit Untuk Anakmu

Jika ingin mengajarkan anak membaca, salah satu cara asyiknya bisa dengan pilih buku yang dia suka. Bacaan itu bisa jadi sumber info yang seru buat anak, salah satunya produk yang tidak kalah menarik dari Faber-Castell yaitu Interative Board Book. Buku yang bisa digunakan anak-anak untuk membaca dan bermain. Tapi, Ibu bisa cek dulu apa yang dia suka ya, sebelum mulai.

Bagikan

Rekomendasikan artikel ini

Tahukah Kamu?
Faber-Castell menghasilkan lebih dari 2,3 miliar pensil kayu setiap tahun.
 Faber-Castell menghasilkan lebih dari 2,3 miliar pensil kayu setiap tahun.
Tahukah Kamu?
Faber-Castell menumbuhkan sekitar 20 m3 kayu setiap jamnya, setara dengan sekitar 1 beban truk.
Faber-Castell menumbuhkan sekitar 20 m3 kayu setiap jamnya, setara dengan sekitar 1 beban truk.
Tahukah Kamu?
Untuk produksi pensilnya sendiri, Faber-Castell hanya menggunakan kayu dari hutan yang dikelola secara lestari.
 Untuk produksi pensilnya sendiri, Faber-Castell hanya menggunakan kayu dari hutan yang dikelola secara lestari.
Tahukah Kamu?
Desain pensil kayu berubah dari bulat menjadi heksagonal / segitiga karena pensil sering jatuh terguling dari meja
Desain pensil kayu berubah dari bulat menjadi heksagonal / segitiga karena pensil sering jatuh terguling dari meja