Rizal Tri Susanto

Rizal Tri Susanto

Illustrator kelahiran Purwokerto ini sering mengikuti berbagai pameran di kotanya dan merupakan langganan guru drawing workshop Faber-Castell baik national maupun international. Juara mural UNSOED bertema kesehatan masyarakat pada tahun 2005 ini menyukai gaya kartun dan komik dan ikut mengembangkan program-program kreatif Faber-Castell di Indonesia.

Gaya gambar tanpa batas

Bakat menggambar sudah ada dari generasi kakek saya, seorang pelukis, pemahat, dan pematung, lalu turun ke ibu saya dan kini ke saya. Saya sudah sangat suka menggambar sejak kecil dan mulai belajar proporsi gambar yang benar pada saat 4 SD. Belajar dari komik-komik Jepang seperti Kungfu Boy, Doraemon, Dragon Ball, Kenji dan lainnya. Karena ingin terus berkembang, saya mulai mengikuti gaya gambar komik eropa, Amerika, Korea, CIna realisme, karikatur dan lain sebagainya. Jadi gaya gambar saya berubah-ubah karena saya menyukai semua gaya gambar dan bisa menggambar dalam gaya apa saja. 




Tahukah Kamu?
Faber-Castell menghasilkan lebih dari 2,3 miliar pensil kayu setiap tahun.
 Faber-Castell menghasilkan lebih dari 2,3 miliar pensil kayu setiap tahun.
Tahukah Kamu?
Faber-Castell menumbuhkan sekitar 20 m3 kayu setiap jamnya, setara dengan sekitar 1 beban truk.
Faber-Castell menumbuhkan sekitar 20 m3 kayu setiap jamnya, setara dengan sekitar 1 beban truk.
Tahukah Kamu?
Untuk produksi pensilnya sendiri, Faber-Castell hanya menggunakan kayu dari hutan yang dikelola secara lestari.
 Untuk produksi pensilnya sendiri, Faber-Castell hanya menggunakan kayu dari hutan yang dikelola secara lestari.
Tahukah Kamu?
Desain pensil kayu berubah dari bulat menjadi heksagonal / segitiga karena pensil sering jatuh terguling dari meja
Desain pensil kayu berubah dari bulat menjadi heksagonal / segitiga karena pensil sering jatuh terguling dari meja